Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Komnas PA Jabar Ingatkan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Karawang Sangat Tinggi

Komnas PA Jabar Ingatkan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Karawang Sangat Tinggi

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARAWANG BeritaYudha.co.Id  | Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Karawang.

Dalam sepekan terakhir, sedikitnya tiga kasus dugaan pencabulan dan rudapaksa terhadap anak mencuat ke publik, mulai dari yang diduga terjadi di lingkungan keluarga hingga pendidikan keagamaan.

Komisioner Komnas PA Jawa Barat, Wawan Wartawan, menyebut rentetan kasus tersebut sebagai sinyal darurat perlindungan anak yang harus segera mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.

“Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap anak bisa datang dari lingkungan terdekat yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi mereka,” kata Wawan dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).

Salah satu kasus yang menjadi perhatian Komnas PA adalah dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru ngaji berinisial TS (54) terhadap santriwati berinisial SF (15) di Kecamatan Pakisjaya, Karawang.

Menurut Wawan, tindakan yang diduga dilakukan pelaku merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat.

“Seorang guru ngaji seharusnya menjadi pelindung, teladan moral, dan pendidik spiritual bagi anak. Jika benar terjadi, perbuatan ini merupakan kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dugaan perbuatan yang terjadi berulang sejak korban berusia 13 tahun tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga menimbulkan trauma psikologis yang mendalam.

“Intimidasi, ancaman agar korban bungkam, hingga janji akan menikahi korban merupakan bentuk kekerasan psikologis yang sangat merugikan korban,” ujarnya.

Selain kasus di lingkungan pendidikan keagamaan, Karawang juga diguncang dugaan pencabulan terhadap seorang balita perempuan berusia 3 tahun yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga menemukan luka dan cairan mencurigakan pada area intim korban saat dijemput untuk diajak bermain. Saat ini korban telah mendapat pendampingan dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Karawang, sementara polisi masih melakukan penyelidikan.

Kasus lainnya menimpa seorang gadis berusia 19 tahun yang diduga menjadi korban rudapaksa oleh ayah tirinya. Korban diduga dibius melalui makanan berupa kwetiau yang telah dicampur obat penenang dan cairan tetes mata sebelum mengalami kekerasan seksual.

Dalam kasus tersebut, pelaku berinisial HEA (28) telah diamankan Unit PPA Polres Karawang dan kini menjalani proses hukum.

Melihat rangkaian kasus yang terjadi, Komnas PA Jawa Barat mendesak aparat penegak hukum menangani seluruh laporan secara cepat, profesional, dan transparan.

“Kami meminta setiap kasus diproses secara serius tanpa pandang bulu. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Wawan.

Khusus pada kasus dugaan pencabulan oleh guru ngaji, Komnas PA meminta penyidik menerapkan pasal pemberatan pidana karena pelaku berstatus sebagai pendidik keagamaan yang memiliki pengaruh terhadap korban.

“Pasal pemberatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual harus diterapkan untuk memberikan efek jera yang nyata,” ujarnya.

Komnas PA Jabar juga meminta Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kementerian Agama, DP3A, dan instansi terkait memperketat pengawasan terhadap lingkungan pendidikan keagamaan, termasuk tempat pengajian dan majelis taklim.

“Lingkungan pendidikan keagamaan harus menjadi ruang yang aman bagi anak-anak. Pengawasan dan pembinaan perlu diperkuat agar kasus serupa tidak terulang,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah didorong memastikan ketersediaan tenaga psikolog klinis guna membantu pemulihan korban secara cepat dan tepat.

Komnas PA Jawa Barat menegaskan akan terus mengawal proses hukum seluruh kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mencuat di Karawang. Lembaga tersebut juga siap memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada para korban.

“Fokus utama kami adalah memastikan korban mendapatkan perlindungan, keadilan, dan pemulihan yang layak. Anak-anak harus terlindungi dari segala bentuk kekerasan seksual,” pungkas Wawan.*** rls BY

Editor  : Syarip Hidayat

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Direksi Petrogas Karawang Bakal Dikawal Jaksa

    Seleksi Direksi Petrogas Karawang Bakal Dikawal Jaksa

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id  | – Kepala Kejaksaan Negeri, Dedy Irwan Virantama mengatakan proses seleksi direksi PD. Petrogas Persada Karawang, akan didampingi secara khusus oleh tim Kejari Karawang Pendampingan kepada panitia seleksi (Pansel ) memilih calon direksi oleh kejaksaan agar proses pemilihan calon direksi perusahaan minyak dan gas milik Pemkab Karawang ini berjalan sesuai dengan aturan yang […]

  • Realisasikan Hemat BBM Bupati  Aep Aktivitas Gunakan  Mobil Listrik Pribadi Sekda Aang Kendarai Sepeda Motor

    Realisasikan Hemat BBM Bupati Aep Aktivitas Gunakan Mobil Listrik Pribadi Sekda Aang Kendarai Sepeda Motor

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id –  Bupati Karawang Aep Syaepuloh dan Sekda Aang Ramhatullah sangat mendukung kebijakan Efisiensi hemat BBM kedua nya melaksnakan akitivitas dengan mobil.Listrik dan sepeda motor ,sejak selasa kemarin Selain Efisiensi hemat BBM dan hemat Operasinal anggaran Pemkab Karawang sudah menyiapkan skema Delapan aturan yang harus di lalukan dalam  pelaksanaan Work From Home (WFH) satu […]

  • Bupati Aep Kunjungi Korban Meninggal Kecelakaan Majalengka Sekaligus Berikan Bantuan 50 Juta.

    Bupati Aep Kunjungi Korban Meninggal Kecelakaan Majalengka Sekaligus Berikan Bantuan 50 Juta.

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Bupati Karawang,H.Aep Saepullah mengunjungi rumah korban kecelakaan di Majalengka di wilayah Warudoyong Rengasdengklok Selatan,selain mengucapkan belasungkawa,sekaligus memberikan bantuan sebesar Rp.50 juta untuk masing-masing korban meninggal. Bupati juga mengatakan untuk korban meninggal tidak mendapat bantuan dari Jasaraharja,kerena korban menggunakan mobil pribadi bukan kendaraan umum resmi.”Kerna plat hitam,meski sewa tapi tidak dapat bantuan Jasaraharja,karena […]

  • Bupati Aep Dukung Penuh Akreditasi RSUD Rengas Dengklok

    Bupati Aep Dukung Penuh Akreditasi RSUD Rengas Dengklok

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id| Bupati Karawang melakukan kunjungan kerja ke RSUD Rengasdengklok sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses akreditasi yang tengah dijalani rumah sakit milik pemerintah daerah sebagai sinyal peningkatan mutu layanan kesehatan yang menjadi prioritas utama Pemlab Karawang, Senin (2/3/26) Peninjauan di lakukan Bupati Karawang Aep Syaepuloh didampingi Dirut RSUD Rengas Dengklok  dr Iwan Hermawan  meninjau […]

  • Lantik 199 Kepsek, Aep Tegas Tidak  Ada Pungli dan Mainkan Dana BOS di Karawang

    Lantik 199 Kepsek, Aep Tegas Tidak Ada Pungli dan Mainkan Dana BOS di Karawang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id  – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan pentingnya integritas bagi para kepala sekolah, termasuk larangan pungutan liar dan penyalahgunaan Dana BOS. Hal itu disampaikan Aep saat pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kepala sekolah SD dan SMP di Plaza Pemkab Karawang, Jumat (24/4/2026) pagi. “Bapak ibu jangan macam-macam, bekerjalah dengan baik. Jangan zolim, karena itu […]

  • HUT Bhayangkara ke-80, Dewan Taman Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat Karawang

    HUT Bhayangkara ke-80, Dewan Taman Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat Karawang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id  – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Taman, SE, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026. Taman mengapresiasi dedikasi dan pengabdian seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Karawang, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Taman yang […]

Design by Mitrataktis
expand_less