Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Karawang » DPRD Karawang Bentuk Tim Independen Usut Gelembung Hitam di Pesisir

DPRD Karawang Bentuk Tim Independen Usut Gelembung Hitam di Pesisir

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARAWANG BeritaYudha.co.Id  — DPRD Kabupaten Karawang melalui Komisi III menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) terkait temuan gelembung berwarna hitam di wilayah pesisir Karawang, Selasa (1/9).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, Deddy Indrasetiawan mengatakan, rapat tersebut belum menghasilkan kesimpulan mengenai sumber maupun penyebab munculnya gelembung hitam di pesisir.

Menurutnya, kepastian mengenai sumber material tersebut masih harus menunggu hasil pemeriksaan dan uji laboratorium.

“Belum ada kesimpulan itu penyebabnya dari mana. Karena PHE sendiri bingung, karena secara di mereka produksi, tekanannya semua nggak ada indikator segala macam,” kata Deddy.

Deddy menjelaskan, DPRD mendorong pembentukan tim investigasi independen untuk mengusut temuan tersebut secara lebih menyeluruh. Tim tersebut nantinya akan dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang dengan melibatkan perwakilan nelayan.

“Harus dibikin tim investigasi independen. Nanti Dinas LH yang mengepalai dan perwakilan dari para nelayan,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah organisasi atau kelompok nelayan seperti Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), serta forum nelayan lainnya dapat dilibatkan dalam tim tersebut.

Deddy juga membuka kemungkinan keterlibatan akademisi maupun ahli apabila dibutuhkan untuk membantu proses investigasi.

“Kalau memang dibutuhkan akademisi atau ahli, ya silakan. Kami tidak membatasi,” katanya.

Investigasi tersebut, lanjut Deddy, bertujuan untuk mengetahui secara ilmiah sumber dan dampak dari temuan gelembung hitam tersebut. Pemeriksaan diperlukan karena PHE ONWJ sebelumnya menyampaikan bahwa temuan tersebut bukan berasal dari aktivitas mereka.

“Tujuan untuk melihat ini sebenarnya kejadian dampak dari mana. Karena dari PHE bilang bukan mereka. Tapi harus uji lab segala macam,” jelasnya.

Deddy juga meminta PHE ONWJ bersama para nelayan melakukan pengecekan ulang terhadap titik-titik yang diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian sebelumnya.

Ia menyinggung adanya kejadian serupa pada 2019 yang perlu menjadi perhatian agar tidak kembali terjadi.

“Yang kejadian titik kejadian 2019 takutnya dari situ lagi. Kecil tapi belum besar. Kalau itu besar. Nanti kami tadi minta dicek ulang bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, sampel yang telah dikumpulkan belum diperiksa di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Deddy mengatakan sampel tersebut terlebih dahulu dikirim ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk proses pemeriksaan.

“Belum diuji ke Puslabfor. Baru dikirim ke Kementerian Lingkungan Hidup dulu,” katanya.

Karena proses pemeriksaan masih berlangsung, Deddy belum dapat memastikan kapan hasil uji laboratorium akan keluar. Ia menegaskan hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi salah satu dasar penting dalam mengungkap sumber material yang ditemukan di pesisir.

“Ya itu pasti jadi bukti. Karena hasil lab kan, lab yang paling lengkap kan Puslabfor Polri,” pungkasnya.*** BY

Editor  : Syarip Hidayat

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Minta Perseroda Karawang Energi Persada Mampu Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

    Komisi II DPRD Minta Perseroda Karawang Energi Persada Mampu Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.Od – Komisi II DPRD Kabupaten Karawang menggelar rapat bersama jajaran PT Petrogas terkait rencana perubahan nama dan bentuk badan hukum menjadi Perseroda Karawang Energi Persada. Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, mengatakan perubahan tersebut tidak boleh hanya sebatas pergantian nama maupun bentuk badan hukum. Menurutnya, perubahan status perusahaan harus diikuti dengan arah […]

  • Bupati Karawang Aep Syaepuloh  Perkuat Ekonomi Masyarakat Melalu Bazar Ramadhan  UMKM

    Bupati Karawang Aep Syaepuloh Perkuat Ekonomi Masyarakat Melalu Bazar Ramadhan UMKM

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Pemerintah kabupaten Karawang berkomitmen dan menjadikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).menjadi prioritas utama untuk memperkuat ekonomi masyarakat tingkat menegah dan bawah ” jelas Bupati Karawang usai meresmikan Bazzar Ramadhan di Lapangan Karangpawitan Sabtu (21/2/26) Menurut Aep saat ini.kita tidak hanya berbicara soal bazar sebagai agenda seremonial, tetapi menekankan arah kebijakan […]

  • Kejari Karawang Pastikan Uang  Korupsi PD. Petrogas Sebesar Rp 101 miliar Segera Dikembalikan

    Kejari Karawang Pastikan Uang Korupsi PD. Petrogas Sebesar Rp 101 miliar Segera Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang, Dedy Irwan Virantama memastikan uang sebesar Rp 101 miliar milik PD. Petrogas yang sempat diamankan kejaksaan akan segera dikembalikan. Uang akan diterima sekitar April 2026 setelah semua proses administrasi selesai. Kasus korupsi mantan Direktur Utama PD. Petrogas, Giovani Bintang Raharjo sudah dinyatakan inkrah dengan vonis 4 tahun […]

  • PT Pupuk Kujang Konsisten Berkontribusi  Gelar Operasi Katarak Gratis Untuk Masyarakat

    PT Pupuk Kujang Konsisten Berkontribusi Gelar Operasi Katarak Gratis Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id  – Indonesia tercatat sebagai negara dengan angka kebutaan tertinggi di Asia Tenggara. Bahkan, pernah berada di peringkat ketiga di dunia dengan jumlah penderita gangguan penglihatan terbanyak. “Katarak menjadi penyebab tertinggi kebutaan di Indonesia, hingga 81 persen. Itu pendataan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami),” kata Rudi Pangarasaning Utami, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan […]

  • Ketua DPRD Komitmen Dukung Pemkab Karawang Melalui Legislasi Pada Musrembang RKPD 2027

    Ketua DPRD Komitmen Dukung Pemkab Karawang Melalui Legislasi Pada Musrembang RKPD 2027

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang,menekankan bahwa  peran Legislasi sangat penting dalam  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027  ” Kata H Endang Sodikin (HES)  pada Musrem RKPD di Aula Husni Hamhid Kamis (9/426) Menurut HES  DPRD memiliki  peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah. Ia […]

  • IRT Tewas , Suami Kritis  Ketauan Warga di Dalam Rumah

    IRT Tewas , Suami Kritis Ketauan Warga di Dalam Rumah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KARAWANG Berita Yudha.co..Id  – Warga Dusun Rengas, Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam sebuah rumah pada Senin (30/03/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. ​Korban diketahui berinisial Y (44), seorang ibu rumah tangga asal Tegal yang berdomisili di tempat kejadian perkara. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh saksi […]

Design by Mitrataktis
expand_less