Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Karawang » Honor Bidan PTT Dinkes Karawang Rp 3,4 Juta Diangkat Jadi P3K Gajinya Turun Jadi 1 Juta

Honor Bidan PTT Dinkes Karawang Rp 3,4 Juta Diangkat Jadi P3K Gajinya Turun Jadi 1 Juta

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Sejumlah bidan desa  ( Bidan PTT) di Kabupaten Karawang yang kini naik status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu , namun Ironis   penghasilan dari  gaji P3K lebih rendah dari pada honor  Bidan PTT

Ketika para Bidan masih berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) daerah menerima gaji sekitar Rp3,4 juta dari APBD Kabupaten Karawang. Namun sangat Ironis setelah statusnya beralih menjadi PPPK paruh waktu, penghasilan mereka turun drastis menjadi Rp1 juta per bulan.

Dalam pertemuan bersama Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Karawang, Dinas Kesehatan, serta BKPSDM Senin (9/3/26) yang digelar di ruang rapat Asda I Karawang, sejumlah Bidan menyampaikan keluahannya ikhwal penurunan drastis honor PTT

Menurut Salah seorang bidan desa yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas kebijakan Pemkab Karawang ,awalnya kami menyambut baik pengangkatan menjadi PPPK paruh waktu. Namun ujuangnya kecewa berat setelah mengetahui skema penggajian yang baru, menjadi P3K Paruh waktu justru lebih rendah sebesar Rp 1 Juta padahal sebelumnya honor Bidan PTT sebesar Rp 3.4 juta ” ungkapnya

Hingga Berita ini di lansir belum ada keterangan resmi dari BKPSDM..maupun Dinas Kesehatan ikhwal  penurunan honor Bidan PTT sebesar Rp 3 4 juta setelah naik  status jadi P3K Paruh waktu gajinya turun menjadi  Rp 1 juta  Perbulan  .*** nsb

Editor  : Syarip Hidayat

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Karawang Gelar Paripurna  LKPJ, BupatI Aep Paparkan IPM Naik 74. 59 Persen

    DPRD Karawang Gelar Paripurna LKPJ, BupatI Aep Paparkan IPM Naik 74. 59 Persen

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) dihadapan  Ketua DPRD ,Unsur pimpiman dan anggota DPRD  Karawang yang dihadiri Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda , Para Kepala OPD dan Elemen terkaiat lainnya  bertempat di Gedung Paripurna DPRD Karawang senin (30/3/26) Dalam Sambutanya Bupati menyampaikan Kinerja ekonomi Kabupaten Karawang sepanjang tahun […]

  • Kemenag Karawang Fungsikan Masjid Jalur Mudik Untuk Istrahat Cek Kesehatan dan Cas HP

    Kemenag Karawang Fungsikan Masjid Jalur Mudik Untuk Istrahat Cek Kesehatan dan Cas HP

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id  | Kabar baik untuk para pemudik yang melintas di jalur mudik Kabupaten Karawang. Kantor Kemenag Karawang memastikan seluruh masjid dan musholla di jalur arus mudik dibuka 24 jam penuh untuk melayani para pemudik. Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian M.Si, menegaskan saat mudik semua masjid dan musolla tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat […]

  • Diduga Tipu Gelap Perumahan Syariah Camat Pangkalan dan Istri Dilaporkan ke Polisi

    Diduga Tipu Gelap Perumahan Syariah Camat Pangkalan dan Istri Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id – Catur Teguh Imam Sugiharto, Camat Pangkalan dilaporkan ke Polres Karawang atas dugaan penipuan dan penggelapan proyek perumahan syariah. Laporan itu juga menyeret nama istrinya, Dina Puspa Wijaya. Laporan pengaduan dengan Nomor: LAPDU/226/II/2026/Reskrim dilayangkan oleh Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, Aep Saepuloh, pada Jumat malam, 27 Februari […]

  • IRT Tewas , Suami Kritis  Ketauan Warga di Dalam Rumah

    IRT Tewas , Suami Kritis Ketauan Warga di Dalam Rumah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KARAWANG Berita Yudha.co..Id  – Warga Dusun Rengas, Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam sebuah rumah pada Senin (30/03/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. ​Korban diketahui berinisial Y (44), seorang ibu rumah tangga asal Tegal yang berdomisili di tempat kejadian perkara. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh saksi […]

  • 4  Prajurit TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Aktifis Kontras Sudah DiTahan

    4 Prajurit TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Aktifis Kontras Sudah DiTahan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA BeritaYudha.co.Id – Puspom TNI menahan empat anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. Puspom TNI juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. “Melakukan kegiatan membuat laporan polisi, mungkin nanti dari saksi korban. Kemudian melakukan penahanan sementara kepada terduga empat orang tadi,” kata Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto dalam […]

  • Bupati Aep Kunjungi Korban Meninggal Kecelakaan Majalengka Sekaligus Berikan Bantuan 50 Juta.

    Bupati Aep Kunjungi Korban Meninggal Kecelakaan Majalengka Sekaligus Berikan Bantuan 50 Juta.

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Bupati Karawang,H.Aep Saepullah mengunjungi rumah korban kecelakaan di Majalengka di wilayah Warudoyong Rengasdengklok Selatan,selain mengucapkan belasungkawa,sekaligus memberikan bantuan sebesar Rp.50 juta untuk masing-masing korban meninggal. Bupati juga mengatakan untuk korban meninggal tidak mendapat bantuan dari Jasaraharja,kerena korban menggunakan mobil pribadi bukan kendaraan umum resmi.”Kerna plat hitam,meski sewa tapi tidak dapat bantuan Jasaraharja,karena […]

expand_less