Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Dinas PUPR Karawang Antara Proyek Pokir DPRD dan Durian Runtuh

Dinas PUPR Karawang Antara Proyek Pokir DPRD dan Durian Runtuh

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Proyek Pokir usulan DPRD Karawang saat Jadi perhatian publik pasalnya  paket pembangunan  PL maupun lelang masih stagnan karena adanya tarik.menarik antara pejabat pengadaan dinas teknis dengan pemborong  ajuan DPRD, bahkan ada istilah  nunggu durian runtuh ( dengan istilah DPRD tidak menunjuk pemborong ke dinas untuk mengambil paket pekerjaan ke bidang dinas PUPR dan dinas lainnya

Kami  menunggu rekomendasi tertulis dari DPRD untuk.menyelaraskan usulan sejumlah pembangunan Infrastruktur hasil reses yang dituangkan dalam Pokok Pokok pikiran (Pokir) ungkap salah satu pejabat PUPR kepada BY  diruang kerjanya Senin (15/6/26)

Keterangan lain yang diperloh BY dari sejumlah pemborong jasa kontruksi dan Asosiasi  menyebutkan nilainya  anggaran Pokir DPRD sangat fantastis besarannya kurang lebih sekitar  hingga 400 miliar  junlah itu sesuai dengan usulan 46 anggota DPRD masing masing anggota sebesar 6 miliar sedangkan unsur pimpian dari Ketua dan Tiga wakil ketua DPRD berkisar 20 hingga 30 miliar paket kegiatannya tersebar di sejumlah dinas lingkup Penkab Karawang ” kata Tatas Kusnaedi

Selanjutnya Menurut Tatas Sebagai bentuk transparansi sekaligus untuk mencegah praktik ijon dan jual beli paket proyek seharusnya DPRD menyerahkan sepenuhnya kepada pejabat pengadaan barjas di PUPR maupun di PRKP dan dinas lainnya agar tidak berpotensi menimbulkan tekanan terhadap pejabat pelaksana teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.,

Fungsi DPRD telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, yakni meliputi fungsi Badgeting. Controling dan Legislasi, anggaran, dan pengawasan, bukan melakukan intervensi terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.dengan menunjuk pemborong ” ungkap Tatas

Ia juga menegaskan bahwa Tugas dan pungsi DPRD sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyebutkan DPRD memiliki fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan daerah.

Selain itu, dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) beserta perubahannya, anggota DPRD berkewajiban menjaga etika serta mendahulukan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Intervensi terhadap proses pengadaan juga dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, yang menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa harus dilaksanakan berdasarkan prinsip efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

Namun apabila terdapat penyalahgunaan jabatan untuk memengaruhi keputusan pejabat dalam proses pengadaan demi keuntungan pribadi atau pihak tertentu, perbuatan tersebut berpotensi masuk dalam kategori tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 “pungkas Tatas

Sementara itu salah satu Kepala Bidang Dinas PUPR ,DF menambahkan bahwa pihaknya bekerja sesuai arahan pimpinan , namun untuk pakerjaan  proyek pokir   kami juga mengaharapkan agar DPRD menyerahkan sepenuhnya penunjukan rekanan kepada pejabat pelaksana teknis kegiatan  dan PPK : ujarnya*** rip

Editor  : Syarip Hidayat

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salat Idul Fitri 1447 H Bersama Ribuan Masyarakat Bupati Aep Komitmen Hadirkan Kebijakan Pro Rakyat Untuk Karawang Maju

    Salat Idul Fitri 1447 H Bersama Ribuan Masyarakat Bupati Aep Komitmen Hadirkan Kebijakan Pro Rakyat Untuk Karawang Maju

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KARAWANG Berita Yudha.co .Id | Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama ribuan warga melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah  dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).di Lapangan Karangpawitan Sabtu (21/3/26) Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Bupati Aep tampak berada dalam satu saf bersama masyarakat, mencerminkan kedekatan antara pemerintah dan warga Salat Idulfitri dipimpin oleh Imam KH […]

  • Hasil Uji Lab Dugaan Limbah Cair  B3 PT IDK Pindo Deli 4  Sungai Cigembol Belum Juga Terbit, Ini Kata DLHK Karawang

    Hasil Uji Lab Dugaan Limbah Cair B3 PT IDK Pindo Deli 4 Sungai Cigembol Belum Juga Terbit, Ini Kata DLHK Karawang

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id – Polemik dugaan.pencemaran  aliran sungai Cigembol  hingga Cipatunjang  Kecamatan Ciampel terus bergulir , sudah lebih dari 14 hari   hasil Lab  sampel air belum juga terbit dari LH Propinsi Jawa Barat ,apakah air sungai yang diduga tercemar  limbah PT Indah Kiat Pindo Deli terbukti mengndung limbah B3  atau memang  hasil uji Lab airnya  dibawah […]

  • TNI AL Gelar Pesantren Kilat Ramadan untuk Pelajar di KRI Semarang

    TNI AL Gelar Pesantren Kilat Ramadan untuk Pelajar di KRI Semarang

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA BeritaYudha.co.Id – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengalungkan kartu tanda peserta kepada siswa yang mengikuti kegiatan Pesantren Kilat Ramadan di KRI Semarang-594 di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Rabu (11/3). Kegiatan yang digelar setiap tahun selama bulan Ramadan oleh TNI Angkatan Laut ini bertujuan membangun karakter generasi muda yang religius, berwawasan […]

  • Dukung Kebijakan Pusat Pemkab Karawang Terapkan WFH Awal Bulan April 2026

    Dukung Kebijakan Pusat Pemkab Karawang Terapkan WFH Awal Bulan April 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.id – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bakal menerapkan kebijakan work from home (WFH) seminggu sekali setiap hari Rabu awal bulan April 2026 Semua OPD  nanti harus melaksanakan WFH , kecuali kantor pelayanan dan perizinan Seperti DPMPTSP  Disdukcapil, tenaga kesehatan, dan sektor pendidikan, itu tidak mungkin WFH ,” jelas Aep Saefuloh Jumat (27/3/26) Menurut Bupati […]

  • Penundaan Berangkat Umrah Bukan Solusi, BERSATHU Minta Pemerintah Komunikasi dengan Arab Saudi

    Penundaan Berangkat Umrah Bukan Solusi, BERSATHU Minta Pemerintah Komunikasi dengan Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Wakil Ketua Umum Asosiasi Kebersamaan Pengusaha Haji Umrah (BERSATHU), H.Rafiudin Firdaus menilai penundaan pemberangkatan umroh bukan menjadi menjadi solusi ditengah perang AS- Israel dan Iran. Dirinya meminta agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Haji dan Umroh, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan dapat berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi maupun maskapai penerbangan untuk mencarikan […]

  • Komnas PA Jabar Ingatkan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Karawang Sangat Tinggi

    Komnas PA Jabar Ingatkan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Karawang Sangat Tinggi

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KARAWANG BeritaYudha.co.Id  | Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Karawang. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya tiga kasus dugaan pencabulan dan rudapaksa terhadap anak mencuat ke publik, mulai dari yang diduga terjadi di lingkungan keluarga hingga pendidikan keagamaan. Komisioner Komnas PA Jawa Barat, Wawan Wartawan, menyebut […]

Design by Mitrataktis
expand_less