GMPI Gelar Aksi Demo Minta DPRD Karawang Tidak Menentukan Kontraktor Dalam Pekerjaan Fokir
- account_circle redaksi
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 74
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG BeritaYudha.co.Id | Ormas GMPI menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Pemda Kabupaten Karawang. Rabu (22/4/26)
Aksi ini menyoroti polemik pelaksanaan Pokir DPRD.GMPI dan meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan guna mencegah dugaan KKN. Mereka menegaskan fungsi DPRD hanya sebatas pengusulan, bukan teknis proyek atau penentuan kontraktor
Dalam orasi, GMPI mendesak segera di lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) smsecara terbuka sebagai ruang pembuktian substansi, bukan sekadar retorika.termasuk menjelaskan dasar hukum dan perhitungan fiskal dari usulan parkir gratis. yang di inisiasi anggota DPRD Mulyadi
GMPI menilai kebijakan yang terkesan populis berpotensi mengganggu tata kelola keuangan daerah karena restrubusi Parkir berkaitan dengan PAD. Karena itu, mereka meminta RDP melibatkan Dinas Perhubungan, direksi RSUD, Bagian Hukum Setda, dan Bapenda untuk mengulas aspek regulasi, teknis, dan anggaran.
Selain isu parkir, GMPI menyoroti kualitas pelayanan RSUD yang dinilai masih perlu perbaikan, termasuk tenaga medis serta sarana prasarana.
Begitu juga pelaksanaan proyek pokok pokol pikiran ( Pokir ) DPRD yang diduga rentan dengan KKN dan meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan guna mencegah dugaan Gratifikasi karena fungsi DPRD hanya sebatas pengusulan, bukan teknis proyek atau penentuan kontraktor.
Di akhir tuntutan, GMPI menolak parkir digratiskan total. Mereka mendorong tarif yang wajar dan pengelolaan profesional agar tidak menghambat akses ambulans dan mobilitas pasien, terutama bagi masyarakat pengguna BPJS/KIS.*** nb
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: redaksi

Saat ini belum ada komentar