Diduga Diculik dan Disiksa Pengurus Karang Taruna Lapor ke Polres Karawang
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG, BeritaYudha.coi.id – Kasus Dugaan penculikan, penyekapan, penganiayaan, dan pengeroyokan terhadap seorang pengurus Karang Taruna Desa Tamelang terus bergulir , Tim Hukum Karang Taruna Kabupaten Karawang resmi melaporkan ke Mapolres Karawang Kamis(25/6/26) atas dugaan tindak pidana yang dialami Hendro alias Kodok, salah seorang pengurus Karang Taruna Desa Tamelang.oleh sekelompok orang.
Menurut Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang Dhani Sudirman didampingi penasehat hukum Yaya Taryana SH MH menejelaskan pihaknya sedang mencari dan menggali informasi okhwalmkejadian dugaan penculikan ketua Katar Desa Tamelang meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara tersebut.
“Hari ini kami datang ke Polres Karawang bersama Tim hukum Katar Karawang untuk melaporkan dugaan penculikan, penyekapan, dan penganiayaan terhadap pengurus Karang Taruna Desa Tamelang. Kami berharap aparat penegak hukum mampu mengungkap peristiwa ini secara terang dan profesional,” ujar Dhani.
Berdasarkan keterangan korban yang disampaikan kepada Karang Taruna Kabupaten Karawang, peristiwa bermula ketika dirinya didatangi oleh sejumlah orang yang tidak dikenalnya.
Ia mengaku dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil sebelum dibawa ke lokasi yang tidak diketahuinya. Dalam perjalanan, korban disebut mengalami intimidasi dan tidak memiliki kesempatan meminta pertolongan.,bajunya dilepas untuk menutupi wajah, kemudian matanya dilakban sehingga tidak dapat melihat selama perjalanan.
korban mengaku mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik. ditendang, dipukul, dicambuk menggunakan selang, serta mengalami intimidasi selama berada di lokasi tersebut. Korban juga mengaku mendengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api,” pungkas Dhani.***BY
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: redaksi

Saat ini belum ada komentar