Harkitnas 2026,Wakil Ketua BK DPRD Ajak Pemuda Karawang Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
- account_circle redaksi
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARAWANG BeritaYudha.co Id – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang diperingati setiap 20 Mei dinilai membawa pesan penting dan strategis bagi kaum muda serta masyarakat Kabupaten Karawang. Tahun ini, Harkitnas mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
Anggota DPRD Kabupaten Karawang yang juga Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK), Taman, SE menyampaikan bagi Karawang sebagai daerah industri dan pertanian, Harkitnas menjadi momentum penting untuk menyatukan semangat sejarah dengan tantangan modern.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus selaras dengan visi pembangunan daerah 2025–2030, yakni mewujudkan Karawang yang maju, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.
“Kaum muda Karawang jangan hanya menjadi saksi sejarah, tetapi harus menjadi penggerak aktif kemajuan daerah,” ujarnya, Rabu (20/05/2026).
Ia menilai, generasi muda perlu didorong memanfaatkan transformasi teknologi dan inovasi digital untuk menciptakan solusi ekonomi mandiri serta membangun karakter unggul, berintegritas, cerdas, dan kompetitif dalam menyongsong Indonesia Emas.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, masyarakat harus aktif mengawal kebijakan publik, menjaga transparansi, serta memastikan perkembangan industri tetap berjalan seiring dengan kesejahteraan sosial dan perlindungan hak-hak tenaga kerja lokal.
“Nasionalisme hari ini bukan hanya soal mengenang sejarah, tetapi bagaimana masyarakat ikut menjaga arah pembangunan agar berpihak pada rakyat,” katanya.
Ia menambahkan, kunci kebangkitan daerah terletak pada pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, masyarakat Karawang diajak menjaga kelestarian lingkungan di tengah pesatnya urbanisasi dan industrialisasi.
Tak hanya itu, pelestarian kearifan lokal serta menjaga sektor pertanian juga dinilai penting agar Karawang tetap menjadi lumbung padi Jawa Barat bahkan nasional.*** BY
Editor : Syarip Hidayat
- Penulis: redaksi

Saat ini belum ada komentar