18 Kolonel TNI AD Resmi Pecah Bintang Menjadi Brigadir Jenderal
- account_circle redaksi
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA BeritaYudha.co.Id | Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar terhadap 18 Kolonel TNI AD resmi pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) menjelang Lebaran 2026.
Kebijakan mutasi terhadap 18 prajurit TNI pecah bintang jelang Lebaran 2026 menjadi langkah strategis yang diambil oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD). Mutasi ini bertujuan untuk pembaruan organisasi dan penguatan struktur komando.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi melakukan mutasi, rotasi, dan promosi terhadap total 99 jabatan Perwira Tinggi (Pati) TNI melalui Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/159/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026. Dalam kebijakan tersebut, fokus utama tertuju pada 18 orang perwira menengah (Pamen) dari TNI AD yang sebelumnya berpangkat Kolonel.
Berdasarkan data resmi, para perwira tersebut mendapatkan promosi jabatan yang mengalami kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen). Fenomena pecah bintang ini merupakan bentuk penghargaan negara atas loyalitas serta kinerja para perwira dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa.
Mekanisme Mutasi dan Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Berdasarkan dokumen Keputusan Panglima TNI, proses mutasi ini mencakup berbagai angkatan. Kenaikan pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen merupakan fase krusial dalam karier militer seorang prajurit, yakni tanggung jawab yang diemban kini beralih ke level strategis dalam memimpin satuan atau lembaga di lingkungan militer.
Menurut Jenderal TNI Agus Subiyanto, kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan administratif belaka. Beliau menegaskan bahwa pangkat baru sebagai Brigjen menandai bertambahnya amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.
Diharapkan para perwira tinggi baru ini mampu memberikan kontribusi lebih besar, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta meningkatkan profesionalisme prajurit di bawah komando mereka.
Rotasi ini bertujuan untuk memperkuat organisasi TNI dalam menghadapi tantangan kedaulatan negara yang semakin kompleks. Selain itu, tujuan mutasi ini memastikan bahwa TNI tetap siap sedia dalam membantu pemerintah menjalankan berbagai program strategis nasional yang sedang berjalan.
18 Prajurit TNI Pecah Bintang Jelang Lebaran 2026
Mengacu SK Panglima TNI, berikut adalah daftar lengkap 18 perwira TNI AD yang pecah bintang beserta rincian jabatan lama dan jabatan barunya:
Kolonel Chk M. Sjaiful Kustiawan: Sebelumnya menjabat sebagai Kabidum Otjen TNI, kini mengemban amanah sebagai Kaotmilti II Jakarta.
Kolonel Inf Sumarlin Marzuki: Dari jabatan Kasrem 043/Gatam (Lampung), kini dipromosikan menjadi Danrem 043/Gatam (Lampung).
Kolonel Inf Yanto Reinald Nainggolan: Sebelumnya Paban Sahli Kasad Bid. Jemen, kini menjabat Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Ideologi.
Kolonel Cpl Azwan Abdi: Dari Paban Utama A-1 Dit A Bais TNI, kini resmi menjabat sebagai Dansatintel Bais TNI.
Kolonel Inf Kohir: Sebelumnya Danrem 083/Bdj (Malang), kini menjabat sebagai Danrem 084/BJ (Surabaya).
Kolonel Inf Ari Depria Maulana M: Dari Kasat Sahbur Pusminpers TNI, kini menduduki posisi Dirdok Kodiklat TNI.
Kolonel Arm Ahmad Muttaqin: Sebelumnya Pamen Denmabesad, kini resmi menjadi Dirsen Pussenarmed.
Kolonel Inf Irfan Amir: Dari Pa Sahli Tk. II KSAD, kini mengemban tugas sebagai Danrindam XV/Ptm.
Kolonel Inf Devy Kristiono: Sebelumnya merupakan Ajudan Wakil Presiden RI, kini dipromosikan menjadi Pa Sahli Tk. II KSAD Bid. Kumham.
Kolonel Arm I Made Kariawan: Dari Pa Sahli Tk. II KSAD, kini ditugaskan sebagai Staf Khusus KSAD.
Kolonel Cpn Sundoro Agung Nugroho: Sebelumnya Kabengpuspenerbad, kini menjabat sebagai Wadan Puspenerbad.
Kolonel Kav Dikdik Setiadi: Dari Wadan Pusdikbangspes Kodiklat, kini menduduki posisi Wadan PMPP TNI.
Kolonel Inf Fadli Mulyono: Sebelumnya Paban VI/Latsiapops Sopsad, kini menjabat Kasdivif 3 Kostrad.
Kolonel Inf Tunjung Setyabudi: Dari Danmentar Akmil, kini menjabat sebagai Aster Kaskogabwilhan III.
Kolonel Arh Bangun Manahan Laurensus: Sebelumnya Agen Intelijen Madya BIN, kini resmi menjabat Asintel Kaskogabwilhan III.
Kolonel Inf Budi Handoko: Dari Paban I/Ren Spersad, kini menjabat sebagai Waaspers KSAD Bid. Renbinpers.
Kolonel Inf Charles Binsar Parulian Sagala: Sebelumnya Kadepjemen Seskoad, kini mengemban amanah sebagai Widyaiswara Bid. OMP/OMSP.
Kolonel Arh Mohamad Jamaludin Malik: Dari Paban VII/Kermater Sterad, kini resmi menjabat sebagai Dirdiklat Pusterad.
Penempatan Strategis dan Penguatan Fungsi Organisasi
Promosi dan rotasi ini mencakup berbagai peran penting dalam militer. Penempatan di wilayah komando teritorial, seperti Komando Resor Militer (Korem) di Lampung dan Surabaya menunjukkan fokus pada penguatan stabilitas daerah. Sementara itu, promosi di jajaran Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam mengindikasikan adanya upaya penguatan di sektor intelijen pertahanan.
Berdasarkan daftar rotasi tersebut, beberapa perwira juga ditempatkan pada sektor pendidikan dan latihan, seperti di Kodiklat dan Pusterad. Hal ini sejalan dengan arahan Panglima TNI yang menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas, melainkan amanah yang harus dijaga dengan integritas tinggi dan kepemimpinan yang baik.
Secara keseluruhan, mutasi besar-besaran menjelang Lebaran 2026 ini memastikan bahwa transisi kepemimpinan di tingkat perwira tinggi berjalan lancar. Dengan demikian, kebijakan mutasi 18 prajurit TNI pecah bintang ini sebagai wujud transformasi berkelanjutan di militer Indonesia demi penguatan pertahanan dan keamanan nasional.***
Sumber Data Indonesia.Id
- Penulis: redaksi

Saat ini belum ada komentar